House of Cards

beauty-s-forest

His own mind made him drowning in the sea of cards.

 

Sore yang dingin.

Seusai mengumpulkan kayu bakar untuk dijadikan api unggun nanti malam, Taehyung yang bosan mendapati seekor katak hutan bergaris hitam—seperti zebra—yang menyeberang di hadapannya, melompat-lompat dengan kecepatan lebih gesit daripada sejumlah amfibi sejenis yang pernah ia temukan. Tapi bukankah itu aneh? Karena seingatnya selama melakukan perjalanan memburu keberadaan Rumah Kartu, ia dan teman-temannya tidak menjumpai satu pun perairan di sekitar peristirahatan mereka, bahkan Namjoon selaku ketua perkumpulan pecinta alam mengindikasikan bahwa mereka wajib menghemat air hingga esok menjelang.

Meski begitu, jika pada akhirnya berhasil menyelamatkan dahaga semua orang, pantas juga ia disebut sebagai pahlawan, bukan?

Maka dengan sekantung penasaran di masing-masing pundaknya, Taehyung bangkit dari akar pohon raksasa yang sebelumnya dijadikannya sandaran. Mengendap-endap ia melewati Seokjin dan Yoongi yang berbaring istirahat—selagi menunggu giliran mereka untuk memasak ubi—di dalam tenda, Jimin yang membantu Namjoon menggosok kayu kering mati-matian demi menciptakan sepercik api, Hoseok yang sibuk membariskan tas-tas mereka, serta Jungkook yang fokus mengabadikan momen bersama kalung kameranya.

Setelah sukses melewati teman-temannya dengan aman, kelegaan membungkus manis senyuman Taehyung, namun keraguan mulai menyelimuti ketika ia menoleh ke belakang. Base camp sudah terlampau jauh, suara Namjoon dan Seokjin yang tampak berseteru kecil sama sekali tak terdengar. Tapi tidak apa-apa, ia akan segera kembali dengan menjinjing berliter-liter air sebelum hari semakin gelap.

Memikirkannya saja sudah membuat Taehyung tak sabar.

Ia terus berjalan meski digelayuti perih akibat tumbuhan liar yang tajam mengerabik tangan dan kakinya. Hingga sampai di antara kokohnya pepohonan besar yang kesemua daunnya telah berguguran itu, Taehyung baru menyadari bahwa katak yang memandu langkahnya menuju ke sebuah bangunan. Wah, itu adalah rumah kuno yang sangat megah! Andai saja dinding kekuningan itu dilapisi cat putih baru setiap tahunnya, sarang laba-laba yang menghuni tiang lampu dan setiap sudut beranda dibersihkan, juga rumput-rumput liar gemuk di tamannya dirapikan secara berkala, Taehyung bisa membayangkan betapa mewahnya rumah itu kemudian.

Tetapi lantaran tidak ingin kehilangan jejak sang katak, ia segera membuyarkan imajinasinya dan melanjutkan ekspedisi. Semut-semut menyambutnya di gerbang berkarat yang tak terkunci itu, yang berderik nyaring ketika dibukanya. Menengok ke segala arah dengan cepat, ia takut pemilik rumahnya mendengar, tapi beruntung tidak ada seorang pun yang meneriakinya pencuri atau penyusup rendahan. Ha. Hampir saja.

Si katak telah memasuki rumah itu lebih dulu, meninggalkan Taehyung yang melangkah dengan hati-hati. Memang, taman yang tengah ia lintasi tampak kacau balau, nyaris benar-benar menjelma menjadi hutan, tapi sepetak jalan panjang bertanah merah yang menghubungkan gerbang dengan pintu utama rumah itu sungguh bersih dari segala dedaunan dan kotoran. Ah, pasti pemilik rumahnya juga sangat mencintai alam seperti kami sehingga mendesain rumahnya seperti ini, keren, pikir Taehyung.

“Permisi, adakah orang di dalam?” Pintu dua sisi berwarna putih kecokelatan itu langsung terbuka begitu Taehyung mengetuknya, lagi-lagi tak terkunci. “Permisi, bolehkah saya meminta sedikit air? Sedikit makanan boleh juga. He-he.”

Suara Taehyung yang diarahkannya ke dalam rumah itu memantul ke telinganya sendiri. Betapa sunyi. Lalu saat membuka pintu lebar-lebar, ia dihujani kepakan sayap ratusan kelelawar yang muncul dari dalam sana hingga refleks baginya menutup telinga. O, ataukah ribuan? Karena hewan berkulit gelap itu tak henti-hentinya terbang keluar. Saat ini Taehyung hanya berharap agar mereka tidak buang air di atas kepalanya.

Syukurlah.

Ketika gerombolan kelelawar itu semakin reda dan habis, Taehyung mulai memajukan tungkainya. Betapa gelap ternyata, apalagi saat ia mencapai tengah ruangan dan semakin jauh dari pintu depan, ia nyaris tak mampu melihat apa-apa. Akan sangat beruntung jika cahaya dari luar bisa menembus ke dalam rumah ini, Taehyung berharap, dan secercah sinar keemasan sore menyusup melalui tepi tirai jendela hitam yang tebal.

Melegakan.

Taehyung menyibak gorden itu hingga terbuka sepenuhnya, lalu mulai mencari tempat di mana terdapat air. Yang mengherankan, ia tidak mampu menemukan setetes air pun. Lantas mengapa katak yang ditemuinya tadi berpulang ke rumah ini? Di mana air yang membuat katak itu bertahan hidup? Taehyung memutari setiap ruangan yang diselimuti debu itu hingga pekarangannya yang dipenuhi serangga sekali lagi. Tapi sayang sekali, bersama terembusnya napas yang dilingkupi keputusasaan, ia kembali ke ruang tengah tanpa membuahkan apa-apa.

Pasti menyenangkan bila ada sebuah danau jernih yang bisa kuambil airnya dari sini, Taehyung berbicara dalam hatinya lagi—sepenuhnya berkhayal—dalam tingkat kepasrahan yang memuncak.

Tapi tiba-tiba ia merasakan daratan di dasar kakinya bergetar.

Taehyung menepi hingga punggungnya menempel dinding, dan melihat dengan jelas bahwa porselen di tengah ruangan luas itu tersedot ke perut bumi dan memancarkan air yang deras. Taehyung membelalak dan menutup mulutnya, terkejut, sekaligus tidak mengerti apa yang sebenarnya sedang terjadi.

Rumah ini benar-benar aneh dan menakutkan, seperti House of Cards yang menurut legenda adalah rumah terkutuk dan penuh dosa. Tunggu, jangan-jangan aku sudah berada di House of Cards? Tidak, tidak, batinnya, dan sekon berikutnya ia tergelincir karena tanah yang dipijaknya tiba-tiba runtuh ke dalam danau. Ia tercebur, jantungnya berdentum, sesak mencekat dada lantaran kakinya tidak mampu mencapai dasar dari danau itu. Berapa meter kedalaman danau itu sebenarnya? Ia berusaha berteriak namun keenam pemuda lain tak akan mampu mendengar. Keberadaan mereka terlalu jauh, suaranya terlampau payah, dan yang paling menakutkan: ia tidak bisa berenang.

Taehyung berusaha menggapai bibir danau dalam sisa-sisa napasnya. Setelah dapat, ia menarik tubuhnya dan berusaha untuk naik. Tenaganya telah terkuras, energinya terlalu lemah untuk mengangkat dirinya sendiri ke permukaan. Ia tidak lagi bisa merasakan tangannya. Cahaya dari gorden semakin tipis, beberapa menit lagi pasti akan hilang ditelan malam. Taehyung tidak ingin berakhir tragis di dalam rumah terkutuk ini sendirian, maka ia berharap agar teman-temannya segera datang—entah bagaimana caranya.

Namun di sela lidahnya yang merapal doa, ada gema sebuah suara berat nan parau.

“Setimpal dengan hatimu yang buruk, bukan?”

Kemudian gelap gulita.

“Taehyung, bangunlah.”

“Hei, Taehyung.”

“Kartu-kartu ini bau sekali, asal kau tahu.”

Kartu?

Membuka mata, Taehyung mendapati teman-temannya, dan danau yang tadinya nyaris membuat ia tewas berubah menjadi hamparan kartu-kartu lawas yang debunya terhirup setiap kali dirinya menghela napas.

“Jadi ini benar-benar rumah terkutuk.” Yoongi menggumam.

“Jangan!” Taehyung yang masih tertimbun kartu dan tidak bisa bergerak banyak, menarik baju Yoongi yang berjongkok, lalu menutup rapat mulut lelaki yang mencoba menggigit tangannya itu. “Rumah ini bagus, indah, dan jangan sampai kau menyimpan hal-hal buruk di hatimu.”

End.

 

 


A/N:

  1. Akhir-akhir ini otak dipenuhi fantasi yang beginian kenapa ya.
  2. Terima kasih sudah membaca ^^
Advertisements

9 thoughts on “House of Cards

  1. Bentar pokoknya aku mau minta ajarin bella gimana caranya nulis fantasi-fantasi gini huhu bikos tiap mau nulis fantasi yang ada tuh akunya kebanyakan mikir: ‘terus kenapa begini? Kenapa begitu? Entar kalo reader nanya ini aku jawab apa?’ Gitu gituuu, padahal kan gampangnya, ya namanya fantasi pasti banyak sesuatu yang ga masuk akal kaaaan huhu i wanna make something like this tooo :((

    TERUS YHA LITERALLY KEBAYANG RUMAHNYA. Aku tadinya uda mempersiapkan diri kan pas baca judulnya ‘house of cards’ omg jangan-jangan bella nulis angst (dan aku paling lemah baca angst wkwk). Dan berakhir ceritanya fantasi. MANA CREEPY ITU PAS KELELAWARNYA KELUAR BEEEEL HEUHEU. Bikos kelelawar item-item mana tengah hutan kan. (Sek, jeon jungkook tetep yaaa di mana pun main-mainannya sama kamera hahahaha dasar kamu dek).

    Suka bangettttt bel! Keep writing yaaaa! 💓💓

    Like

    1. KUTUNGGUIN FANTASINYA KAK FIKA I SWEAR AKU TUNGGU!!!
      Huf kak fika tau sendiri kan otak aku jarang selaras dengan akal dan akhir-akhir ini beneran deh kak fik kenapa yang ide begituan malah merajalela di aku sampe heran. Btw kak fika bilang paling lemah sama angst kenapa aku jadi pingin godain kak fika pake angst ya HAHAHAHA (ketawa gede banget padahal lemah parah bikin angst).

      Wah itu pasti gara-gara bangtan gank yang selow mellow ya kak asik kak fika kena jebakan batman xD oh iya ada batman di rumah kartu ya, tapi mereka sayang banget ya kak gak buang air di taehyung padahal kalo beneran mah lebih mengasyikkan hahaha. Dan begitulah sijeon ya kak fik sampe bosen pota-poto terus (LAH. BEL. DIGAMPAR FANSNYA KOOKIE BENTAR LAGI RASAIN!).

      Terima kasih banget the queen of cobonyi kak fikaaa keep writing juga uhuhu <3<3

      Like

  2. bel bel belaaaa! hulaaa!

    ihiw ini agak shameless but fantasy finder finally found some fantasy! HAHAHAHAAH SUPER SHAMELESS BUT I CAN’T RESIST MYSELF TO SAY THAT, MASAK. HE HE MAAFKAN BEL. habisnya, fantasy itu salah satu genre favorit aku dan aku udah jaraaaaaang banget nemuin genre fantasy, jadi pas nemu ya seneng begini deh, ehe.

    lanjut lanjut, huhu so cute lah ini si taehyung. serius deh bel kenapa taehyung jadi squishable gitu di tangan kamu yha rasanya pengen aku uyel-uyel. udah kerjaannya sering ngeluyur sendirian lagi, terus yoongi deh yang save the day. huhu. that, “Permisi, bolehkah saya meminta sedikit air? Sedikit makanan boleh juga. He-he.” AKU KEBAYANG BANGET MASA TAE-NYAAAAA ❤

    house of cards ini ngingetin sama cerita alice in wonderland, somehow… dan aku bayangin rumahnya itu kayak istana si heart queen, hehe. makanya tae, yoon, kalau dateng ke tempat asing mbok ya dijaga pikiran sama omongan sama kelakuan huhuhu kalau penasaran ya udah lepasin deh, daripada celaka.

    yosh semangat terus bel bel belakuuuu! ❤

    Like

    1. KAK EV AKU TERHARU :”( soalnya aku ngga nyangka kak evin bisa catch perfectly maksud house of cards as house of hopes yang beruntung sialnya mereka tergantung sama pikiran plus kelakukan mereka sendiri (yang awalnya aku udah nyerah karena gagal total buat nyampein itu) huhu aku terharu banget bisa satu arah sama kak eviiin ❤

      Terus ALICE! KAK EVIN BENER AKU BISA BIKIN CERITA INI BERKAT PAK CARROLL tapi aku lupa mention di a/n huhu. Tapi di istana heart queen aku masih berkunjung ke lapangan croquetnya aja sama kamarnya pas mau nyelametin hatter’s family ituu, ke pintu depannya belum. Tapi tapi aku seneng banget kak evin bayangin house of cards as heart queen’s castle ini suatu kehormatan semoga Duchess nggak marah ya kak ev wkwkwk.

      Dan percayalah kak ev, kim taehyung di mataku ngga tau kenapa dia selalu squishy dan SANGAT perlu dilindungi jadi mari kita bentengi uri taehyung sepenuh jiwaaa ehehehhe.

      AH POKOKNYA AKU SENENG BANGET FANTASY GIVER MAMPIR DI FANTASY INI dan bisa nyambung sekali sama yang pingin aku sampein huhuhu (masih terharu).

      Semangaaat juga dan lots of love buat kak eviiiin ❤❤❤

      Like

  3. haluuu bela 🙂 aku nadya, mendarat di sini karena ngeklik ‘post i like’ di blognya evin. anyway kita sama-sama kelahiran 97 dan blood typenya b loh hihi sayangnya aku enfp nih bukan infp x) HEHE maaf panjang banget introductionnya.

    teruuuus sama kayak kak fika dan evin sihhh aku seneng akhirnya ketemu lagi sama fantasy!
    • “Permisi, bolehkah saya meminta sedikit air? Sedikit makanan boleh juga. He-he.” that he-he tho ya ampuuunn kim taehyung gemesss x)
    • “Jadi ini benar-benar rumah terkutuk.” Yoongi menggumam. min yoongi and his “sok-menganalisis” face is lifeeee x))
    • kalo kataku karakternya cucok bana dikasihin ke taehyung, secara dia childish kan, kebayang banget gimana dia gampang tertarik sama sesuatu. seneeeeng akhirnya taehyung ga mati ehe ehe.
    • —suara Namjoon dan Seokjin yang tampak bersiteru kecil sama sekali tak terdengar. bersiteru kayaknya typo yah bel hehehe harusnya berseteru bukan sih?

    ah maaf ya bel panjang banget aku komennya 😦 salam kenaaal ❤

    ps. seneng deh masih bisa kenalan sama yang seumuran, secara dedek-dedek kelahiran 2000 ke bawah udah banyaaak banget di wp ini huhu.

    Like

    1. Selamat datang nadyaa ya ampun seneng banget ketemu sodara baru (sedarah lagi!) huhuhu tos dulu dong ternyata kita satu squad 97 terus terus ngga papa lah beda mbti jadinya saling melengkapi hahaha xD

      – Kita berantakin yuk rambutnya taehyung wkwkwk kapan dia ngga gemesin yaaa kesel sendiri huf.
      – Yah begitulah yoongi dengan segala muka yang itu-itu aja tapi hati tetep hello kitty ya nad xD
      – Iyaaa! Dia terlalu gitu jadi harus kita jauhkan dari segala marabahaya ya, nad, hahahaha.
      – Astaga iya bener kamu terima kasih koreksiannyaa sip sip habis ini langsung tak koreksi.

      Maaf buat apaa aku malah seneng banget yang panjang-panjang huhu makasih banget udah mampir ya naad❤

      p.s: I feel you! Dan karya mereka bagus-bagus mah aku bisa apa nad ya ampun pokoknya seneng banget akhirnya ketemu 97 squad!❤

      Like

  4. uriii taehyung… temenkuuu ehehehe kamu ngapain sih mainmain ke hutan? mana pake ngikutin katak segala yaampun. diserbu kelelawar kaan jadinyaaa, untung kamu ngga geblak (kejengkang maksudnya ehe) kan kelelawarnya banyak. unch ngga bisa bayangin lah tae kalau aku di posisimu TT ngeri sendiri.
    daan jeng jeng! teteup yaa kamu gokil dimana mana. minta sedikit minum, eh sedikit makan juga boleh. apabangeet sinih kukasih. hahaha

    seru bgt ya bisa bikin genre fantasi gini bel… ajariiin. imajinasi terbang dgn sendirinya tuh malah justru susah ya heran. padahal kan malah bisa nyiptain dunia sendiri, setting tempat sendiri gitu… kreatif kamu bel. bikin lagi yaa entar. keep writing!! ^^ salam semangat dari ehm-nya seokjin 😅

    Like

    1. HAHAHAHAH KALO TAEHYUNG GEBLAK BENERAN KAYAKNYA LEBIH SERU YA KAK ANEE YA (tapi terus akunya TT dong wkwkwkk). Kasihan kak anak backpacker kehabisan makan minum jadinya gitu deh hufd melas 😦
      Kak anee juga bisaa bikin fantasi kayak yang di mirror mirror itu yang kepala seokjin jadi kelinci terus dikerubungin serangga itu sampe sekarang masih ngelentek di aku masa kak (maksudnya keinget terus) dari kemarin, asik banget serius!
      Kak anee juga keep writing dan SALAM SEMANGAT JUGA DARI EHM-NYA TAEHYUNG INI WKWKWKWK ❤

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s